PILIHAN MEMBUNUH SUKSES

Pilihan Membunuh Sukses

Jadi apakah yang dibutuhkan oleh Anda untuk membuat komitmen total demi keberhasilan Anda – untuk menghapus pilihan lain sampai Anda mencapai tujuan tersebut?

Kalau saja yang disebut pilihan sesederhana seperti hanya tinggal memilih saja, mungkin banyak dari kita akan berada dalam profesi yang berbeda dari profesi kita yang sekarang. Saya tahu saya akan memilih menjadi pemain sepak bola profesional di salah satu liga top Eropa. Jika dipikir-pikir, bukankah  hidup memang seperti itu? Memilih?

Dalam bukunya “The Outliers”, Malcolm Gladwell berulang kali menyebutkan “10,000-Hour Rule”, mengklaim bahwa kunci dari keberhasilan dalam bidang apapun adalah, tentang masalah berlatih suatu tugas tertentu untuk total sekitar 10.000 jam. Jadi apa yang menghentikan saya  untuk mencapai  impian masa kecil bermain di Liga Inggris, jika semua yang dibutuhkan untuk saya menguasai sepak bola adalah  berlatih 10.000 jam? Hmm, saya memiliki berbagai pilihan. Pada waktu itu, saya berpikir bahwa berlatih sebanyak itu akan mengahalangi semua pilihan lain yang saya miliki.

Sebagai manusia, kita menemukan diri kita dikelilingi dengan berbagai opsi – dari hal-hal sederhana sebagai “Apakah sebaiknya saya lihat email saya sebentar selagi saya  menulis laporan ini?” Hingga ke  hal-hal yang lebih rumit seperti “mungkin sebaiknya saya ambil pekerjaan ini sampai business plan  untuk bisnis impian saya siap.”  Bagaimana jika Anda tidak punya pilihan? Bagaimana jika untuk sekali saja dalam hidupnya seseorang  berkata “Saya akan memulai bisnis sendiri,” semua pilihan yang lain dihilangkan dan jika Anda tidak berhasil dalam satu tahun orang yang Anda cintai akan diambil dari Anda? Apakah Anda akan berhasil nanti? Ya, pasti.

Bagi kebanyakan dari kita, ketika  kita HARUS melakukan sesuatu, kita pasti melakukannya. Jadi apakah yang dibutuhkan oleh Anda untuk membuat komitmen total demi keberhasilan Anda – untuk menghapus pilihan lain sampai Anda mencapai tujuan tersebut?

Berikut ini adalah kisah klasik yang menarik: Seekor ayam dan seekor babi mengintip melalui jendela ruang makan, melihat sebuah keluarga sedang sarapan ham dan telur. “Apakah itu tidak membuat kamu  merasa senang mengetahui,  bahwa kamu dapat memberikan kontribusi untuk kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga seperti itu?”  tanya si ayam. Sambil berwajah masam, babi itu menjawab, “Bagi kamu itu adalah kontribusi, tapi bagi saya itu itu adalah komitmen total.”

Jadi pada saat Anda memiliki tugas untuk dilakukan atau tujuan untuk dicapai, temukan kebutuhan Anda untuk berhasil dan menghapus semua pilihan lain selain sukses. Jalan setengah-setengah tidak termasuk di dalamnya. Nikmati penerapan konsep ini dan beritahu saya bagaimana hasilnya!

– 0 –

Marvin’s no stranger to succes as business owner, a competitive player in the corporate world, and as a coach in the sports field… With a unique combination of experiences, Marvin has the fortune of being able to combine his biggest passions in life through Business Coaching. He owns several businesses and has extensive corporate experience in multinational companies both here and in the USA. His passion for coaching is apparent through his involvement as the Head Coach for two clubs in Indonesia’s Premier Soccer League and his work in youth player development. Graduating with an MBA Degree in Marketing & Finance from Penn State University, his leadership and attention to quality is apparent in his coaching skills with his team and his clients.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: