Mengucapkan Nama dengan Benar Membangun Hubungan dan Membuka Banyak Pintu

MENGUCAPKAN NAMA DENGAN BENAR MEMBANGUN HUBUNGAN DAN MEMBUKA BANYAK PINTU

Ketika kita meluangkan waktu untuk belajar mengucapkan nama seseorang dengan cara yang mereka inginkan untuk diucapkan, hubungan kepercayaan dan rasa hormat muncul. Ini investasi besar atas sedikit waktu dan perhatian, yang kemudian dapat tumbuh menjadi penjualan berulang atau pelayanan yang setia seumur hidup.

Hubungan didefinisikan sebagai “suatu relasi, terutama kepercayaan dari salah seorang atau keduanya.”

Entah Anda hendak membangun hubungan dengan prospek maupun karyawan, mengucapkan nama orang secara benar dalam percakapan dapat membantu Anda. Tindakan yang sederhana seperti mengucapkan nama seseorang, akan mengomunikasikan sebuah hubungan atau relasi ke otak yang tidak ada sebelumnya dengan orang yang belum kita kenal, dan menanamkan bibit yang dapat tumbuh menjadi penjualan menguntungkan atau sebuah hubungan karyawan yang loyal.

Tetapi dalam sebuah komunitas yang semakin penuh dengan keragaman, mengucapkan nama seseorang dengan benar tidaklah selalu mudah. Dan menyembelih nama seseorang akan menghasilkan efek yang berlawanan untuk membangun relasi. Hal ini mengomunikasikan, bahwa kita tidak tahu orang itu dan harus berhati-hati dalam mempercayai mereka. Hal ini dapat dengan mudah melenyapkan kesempatan.

Jika salah mengucapkan nama seseorang belum cukup buruk, tertawa akan hal itu bahkan lebih buruk lagi. Ini mengomunikasikan kurangnya rasa hormat dan sinyal bahwa ada tembok yang harus dibangun. Ini adalah jalan yang tidak akan membawa Anda kemanapun dengan cepat.

Tahun lalu, saya adalah pembawa acara untuk sebuah perjamuan perusahaan besar. Tugas saya adalah untuk mengumumkan penghargaan atas pelayanan karyawan tahun itu. Daftar tersebut meliputi nama-nama yang asing dari berbagai negara, yang saya tidak terbiasa. Karena saya ingin para penerima merasa benar-benar dihormati, saya menghabiskan waktu dengan orang-orang di HR, belajar bagaimana mengucapkan nama-nama itu. Saya menuliskannya suku kata per suku kata dan berlatih sebelum acara dimulai. Upaya itu terbayar lunas, tanpa ada satupun tawa tidak enak yang keluar dari para hadirin.

Saya tidak memikirkan apa-apa lagi tentang hal itu hingga sebulan kemudian, saat saya naik lift dengan seorang pria yang lebih tua mengenakan seragam service. Karena saya ingin suasana menjadi menyenangkan, saya menyapa “halo” dan pria itu menoleh ke belakang dan bertanya, “Apakah Anda orang itu dari pesta penghargaan?” Saya mengangguk ya dan dia lanjut dengan mengatakan, “Kau tahu, saya telah bekerja di sini 17 tahun dan saya seorang karyawan setia perusahaan ini. Kebanyakan orang memanggilku ‘Johnny’ karena mereka tidak tahu bagaimana mengucapkan nama asli saya. Selama bertahun-tahun, Anda adalah ‘bos’ yang pertama untuk pernah mengatakan nama saya dengan benar. Lalu ia diam sejenak. Beberapa detik kemudian ia lanjut, “Ketika istri saya mendengar Anda mengumumkan nama asli saya, dia tersenyum padaku dan berkata, ‘Aku sangat bangga padamu.’ Saya tidak pernah merasa begitu baik tentang pekerjaan saya di sini sebelumnya. Terima kasih, Pak. ”

Lift pun segera terbuka dan kami melambaikan tangan, tapi saya sering berpikir tentang bagaimana sesuatu yang begitu sederhana bisa menjadi begitu penting.

Ketika Anda berada dalam situasi, Anda tidak yakin bagaimana melafalkan sebuah nama, berikut adalah beberapa langkah untuk diikuti:

  1. Hentikan pembicaraan dan meminta orang tersebut untuk membantu Anda belajar menyebutkan nama mereka dengan benar.
  2. Dengarkan dengan hati-hati ketika mereka mengucapkan nama mereka. Minta mereka untuk mengulangi perlahan-lahan, jika perlu.
  3. Tulis nama itu dalam suku kata, dalam kata-kata atau huruf-huruf yang masuk akal bagi Anda.
  4. Ulangi kembali namanya, tanya mereka apakah Anda sudah benar mengucapkannya.
  5. Seringkali, sekali saja tidak akan cukup. Dengar dengan seksama dan coba lagi.
  6. Setelah orang itu berkata, bahwa Anda mengucapkan dengan benar, berterimakasihlah kepada mereka karena telah memberikan waktu mereka untuk mengajar Anda.

Ketika kita meluangkan waktu untuk belajar mengucapkan nama seseorang dengan cara yang mereka inginkan untuk diucapkan, hubungan kepercayaan dan rasa hormat muncul. Ini investasi besar atas sedikit waktu dan perhatian, yang kemudian dapat tumbuh menjadi penjualan berulang atau pelayanan yang setia seumur hidup.

– 0 –

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: