Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan? Bagian 2

Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan

Sesuai dengan pepatah: Without a systematically control, consentration of Power ends up with corruption! Maka tanpa sistem kontrol yang memadai orang kepercayaan inilah yang setiap saat bisa menjadi batu sandungan dalam perkembangan bisnis ke fase berikutnya.

Artikel sebelumnya : Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan? Bagian 1

Orang kepercayaan? Apa itu ada?

Zaman kepemimpinan tunggal ditingkat negara sudah lama ditinggalkan, tapi bagi pengusaha yang masih skala kecil, pada awal mulainya perusahaan, ya mau tidak mau sang perintislah yang disebut BOSS tersebut memutuskan segala sesuatu, tapi seiring perkembangan perusahaan tidak mungkin lagi menjalankan usaha tersebut secara one man show. Proses yang paling alami adalah melibatkan keluarga, mulai dari isteri (yang biasanya memegang keuangan) sampai sanak keluarga terdekat,  hal ini terjadi, karena hanya anggota keluargalah yang bisa dan mau “bantu” di fase permulaan yang serba tidak menentu. Tetapi banyak perusahaan tidak  memberikan perhatian pada pembuatan dan penerapan sistem sesuai dengan perkembangan bisnisnya, sehingga banyak hal masih saja mengandalkan beberapa anggota terdekat tersebut. Memang dengan ketrampilan yang mereka miliki selalu saja bisa menyelesaikan pekerjaan walaupun harus kerja keras, dan biasanya di fase awal perusahaan, etos kerja keras (long working hour) memang dibutuhkan dan dihargai. Inilah yang sering disebut orang kepercayaan! Karena mereka menguasai proses and unsur penting (key driver) perusahaan dan menjadi orang ”kuat” atau ”penting” di perusahaan tersebut.

Sesuai dengan pepatah: Without a systematically control, consentration of Power ends up with corruption! Maka tanpa sistem kontrol yang memadai orang kepercayaan inilah yang setiap saat bisa menjadi batu sandungan dalam perkembangan bisnis ke fase berikutnya.

System Tranparancy & Peer Pressure

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, maka mulai dari awal sang pengusaha sudah harus memilik pola pikir yang positif, TERBUKA untuk membuat sistem management yang rapi. Rapi artinya terbuka dan bisa dimengerti oleh seluruh perusahaan, lewat struktur organisasi yang jelas, job description yang singkat jelas disetiap posisi, dan setiap jabatan ada kriteria yang jelas dan diketahui oleh rekan kerjanya setingkatnya.

Dengan menerapkan struktur dan sistem yang transparan, maka terjadilah pemisahan yang  jelas antara Jabatan Kerja dan Orang yang memegang jabatan tersebut, dengan sendirinya semua orang berhak dan bisa menduduki jabatan tersebut asal memenuhi kriteria yang ditetapkan. Kinerja kerja pun bukan rahasia umum dan harus diketahui minimal di tingkat management, dengan ini maka akuntabilitas setiap orang bisa dinilai. Dan lewat management meeting yang teratur dan agenda meeting yang teratur pula, prestasi orang yang memangku jabatan tersebut dapat diukur dan dengan kadar obyektivitas yang cukup tinggi, sehingga tercipta pula PEER PRESSURE yang positif untuk saling mengawasi. Tentu dalam sistem management setiap tingkat keputusan sudah diatur wewenang dan kewajibannya dan setiap keputusan tertentu apalagi yang menyangkut keuangan harus ditanda tangani oleh 2 pihak yang bersangkutan.

Hanya dengan menerapkan sistemlah, sang pengusaha akan keluar dari jebakan “dikhianati oleh orang kepercayaan”

Dan semua usaha yang sukses pasti melakukan hal yang sama, jadi buat apa terus menerus mencoba mencari dan menciptakan orang kepercayaan lewat trial and error? Lebih baik trial and sukses lewat sistem managment yang sudah baku.

Dengan didampingi seorang Business Coach yang telah membantu banyak pengusaha sukses melampau phase ini, tentu Anda akan mempercepat menemukan sistem yang tepat dan paling penting tepat mengimplementasikannya!

TAKE ACTION NOW!

– Cahyadi Kurniawan –

Artikel-artikel yang terkait :

  1. Bisnis Keluarga Berjalan dengan Profesional, Mengapa Tidak?
  2. Membangun Bisnis yang Berjalan Tanpa Anda

—————————————————————————————————————–

Follow us : Twitter | Facebook | Youtube

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: