Introduksi Keuangan – Dimana Saya dan Kemana Tujuan Saya?

Coach Cahyadi Kurniawan

Coach Cahyadi

Laporan Keuangan memberikan kita tongkat kendali untuk mengatur pesawat daripada terbang tak tentu arah.

Sebagai seorang pengusaha, Anda adalah kapten dari perahu atau pilot dari pesawat Anda. Apakah Anda menyadari dimana Anda sekarang dan kemana Anda hendak pergi? Keluarga Anda, karyawan, dan pelanggan, supplier, dan para bankir mengandalkan kemampuan terbang Anda.

Bayangkan bila Anda sedang berjalan menuju sebuah pesawat komersil untuk terbang ke suatu kota. Pada saat Anda berjalan melewati pintu kokpit yang terbuka Anda melihat sang kapten pesawat berdiri di pintu masuk dan mencondongkan badannya ke arah instrumen panel. Anda terkejut mendengar dia berseru : “Coba lihat seluruh lampu dan tombol ini! Apa ya gunanya semua ini?” Apakah Anda akan masih akan lanjut menuju kursi Anda? Apakah Anda adalah pilot yang terlatih di dalam bisnis Anda.

Berapa banyak business owner melihat ke arah panel navigasi dan kontrol – Finansial mereka – dan berpikir : “Saya bingung apa arti dari semua angka-angka ini?” Apakah Anda setuju dengan saya, bila seseorang memutuskan untuk menerbangkan pesawat tanpa mengerti segala macam instrumen di kokpit, mereka bisa berhasil menerbangkan pesawat beberapa kali, tetapi tinggal tunggu waktu sebelum celaka? Bukankah tidak mengherankan bahwa 85% dari bisnis yang mulai hari ini tidak akan tetap berada di bisnis 5 tahun dari sekarang?

Bisnis atau kewirausahawan adalah olahraga intelektual. Finansial adalah kartu-kartu skor. Setiap orang yang memilih bermain berdasarkan insting saja dan tidak memakai kepalanya, lama kelamaan akan tabrakan dan terbakar. Tinggal menungggu waktu.

Ada 3 tombol kritis di dalam kokpit bisnis yang meliputi keuangan : Laporan Neraca, Laporan Rugi Laba, Laporan Arus Kas

Laporan Neraca / Balance Sheet

Directional GyroIni dapat disamakan dengan petunjuk arah pada pesawat, atau dikenal dengan directional gyro (DG). Pesawat yang lebih canggih menggunakan Horizontal Situation Indicator. Berbagai instrumen ini menunjukan arah jalannya perusahaan. Juga bisa dikatakan sebagai peta, yang menceritakan tentang kesehatan perusahaan, apakah membaik atau memburuk.

Setiap aktivitas finansial di dalam bisnis mempengaruhi Laporan Neraca. Akan tetapi, melihat Laporan Neraca saja tidak memberikan Anda semua informasi yang dibutuhkan untuk menerbangkan sebuah pesawat atau mengarahkan bisnis Anda.

Melihat pada Laporan Neraca seperti melihat adegan terakhir dari sebuah film. Sebagai contoh, laporan itu menceritakan kepada Anda berapa banyak kas atau pendapatan yang Anda peroleh, tetapi tidak menceritakan bagaimana Anda bisa sampai kesana.

Itulah mengapa sebuah Laporan Rugi Laba / Income Statement (IS), dan Laporan Arus Kas / Cash Flow Statement (CFS) adalah instrumen yang vital di dalam kokpit Anda.

Air Speed Indicator

Airspeed IndicatorSaya suka membandingkan Laporan Rugi Laba sebagai Air Speed Indicator . Dengan mencatat kecepatan Anda selama perjalanan, Anda memiliki catatan tentang seberapa efisien Anda mengontrol pesawat Anda dan penggunaan bahan bakar untuk mencapai tujuan Anda.

Laporan Arus Kas dapat disamakan dengan cockpit Altimeter. Laporan ini menunjukkan ketiggian sebelum Anda mendarat dengan selamat atau tabrakan dan terbakar. Jika kita kehabisan uang kas untuk menjalankan bisnis, ini sudah seperti kehilangan ketinggian untuk menerbangkan pesawat. Kita akan mati!

AltimeterSementara Laporan Neraca adalah snapshotdalam satu waktu, Laporan Rugi Laba dan Laporan Kas seperti sebuah film. Mereka memberikan kita data dari event-event yang terjadi selama satu kurun waktu; event seperti membeli inventory, membuat produk, menjualnya, dan pengeluaran-penguran dalam proses.Seperti sebuah film, Laporan Rugi Laba dan laporan Kas menunjukan rapor finansial yang menunjukkan pergerakkan selama satu kurun waktu. Merek amemiliki awal dan akhir seperti sebuah film.

Laporan Rugi Laba mencatat pengontrolan biaya

Laporan Rugi Laba menceritakan kita seberapa efisien kita merubah omzet (penjualan) menjadi profit, contohnya mengontrol pengeluaran. Banyak yang melihat laporan sebagai laporan terpenting dan mengacuhkan yang lain sehingga membahayakan diri mereka. Biasanya ketika menerima laporan yang pertama kali kita lihat adalah Bottom line dari Laporan Rugi laba, yaitu keuntungan bersih atau pendapatan. Jika terlihat bagus; kita rayakan! Jika terlihat jelek; kita rayakan juga!

Sesungguhnya Laporan Rugi Laba adalah sebuah teori! Apakah Anda pernah membelanjakan laba? Coba katakan pada kasir bahwa Anda hendak menggunakan laba dari perusahaan Anda untuk membayar belanjaan Anda! Satu-satunya yang bisa dipakai, yang dihasilkan dari bisnis adalah uang tunai. Apakah Anda pernah mendapatkan bulan yang menguntungkan tapi bertanya-tanya kemana perginya kas Anda? Saya tak dapat membelanjakan laba

Laporan Rugi Laba mencatat janji. Laporan Arus Kas mencatat penyelesaian. Keuntungan bersih adalah catatan akan janji. Saya tak dapat membelanjakan janji. Saya hanya dapat membelanjakan kas – penyelesaian. Saya bisa saja profit tetapi kekurangan kas dan mati. Seperti dengan pesawat F-16, kecepatan dapat membunuh! Jika saya tidak terlatih dengan baik dan ahli membaca semua indikator, semakin saya cepat (keuntungan bersih), semakin saya bisa kekurang kas (ketinggian) dan mati! Bertumbuh terlalu cepat bisa sama bahayanya dengan tidak cukup cepat. Itulah mengapa Laporan Arus Kas itu penting untuk menghindari tabrakan, dan sayangnya, banyak yang mengacuhkannya.

Laporan Keuangan memungkinkan kontrol
Laporan Keuangan memberikan kita tongkat kendali untuk mengatur pesawat daripada terbang tak tentu arah. Mereka menolong kita untuk menjadi lebih efektif (melakukan hal yang benar) dan efisien (melakukan hal yang benar dengan benar). “Jika Anda tidak bisa membaca papan skor, Anda tidak tahu skornya dan tidak bisa membedakan yang menang dengan yang kalah!” – Warren Buffet.

Apakah Anda mau menjadi seorang pilot bisnis yang lebih baik?

– Coach Cahyadi –

Apakah Anda memiliki pengetahuan finansial yang praktis dalam menjalankan usaha Anda?
Apakah laporan keuangan Anda bisa menceritakan semua kejadian dan memprediksi masa depan usaha Anda?

Ikuti workshop 2 hari, 24-25 November 2011

untuk para pengusaha dan wiraswasta

How to Master

“Street Smart” Financial Skills

Untuk info dan detail :

Lihat Flyer disini : Indonesia | English

atau hubungi

021 2567 5775

    • Rubin K. Gunawan, SE
    • November 29th, 2011

    Saya temannya So Soan waktu SMAK-I ’81 dulu!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: