Kenapa Omzet Bisnis Saya Masih Dibawah Rp 300 Juta per Bulan?!

Kenapa Omzet Bisnis Saya Masih di Bawah Rp 300 juta per bulan

Cynthia Wihardja Busines Coach ActionCOACH

Coach Cynthia

Hari gini dengan semakin banyak orang bermimpi menjadi Miliyader, wajar saja bila Anda agak penasaran kalau bisnis belum bisa mencapai omzet lebih dari Rp 300 juta per bulan.  Bahkan sepertinya kalau omzet bisnis belum mencapai Rp 1 milyar per bulan, banyak impian-impian ekspansi yang masih belum bisa dilaksanakan.

Dari pengalaman kami sebagai Business Coach, memang ada bedanya bisnis yang dibawah Rp 300 juta per bulan dengan bisnis yang sudah diatasnya.  Oleh sebab itu, kamipun membedakan program Coaching untuk bisnis yang dibawah Rp 300 juta per bulan untuk memperhatikan kebutuhannya yang unik.

Berdasarkan pengamatan kami, ada beberapa tantangan dialami pengusaha dalam mencoba menerobos lebih dari Rp 300 juta per bulan.

1.     Apakah anda sudah memiliki tujuan yang jelas?

Bila bisnis belum terlalu besar, pemilik masih menganggapnya bisnis sampingan.  Maka dari itu, fokus untuk mengembangkannya mungkin kurang serius.  Bahkan bila ditanya, “Bisnis ini mau dibawa ke mana?” banyak dari Anda akan menjawab, “Yah, begitu-begitu aja.”

Tujuan yang jelas dan rencana kerja yang tepat adalah kunci persiapan untuk bisnis yang besar.  Tidak ada bisnis menjadi besar dengan asal jalan saja.  Kalaupun itu terjadi, faktor keberuntungan memegang peran yang sangat signifikan.   Apakah anda mengetahui cara yang sederhana dan efektif untuk membuat perencanaan kerja & tujuan yang jelas?

2.     Apakah anda sudah memiliki pengetahuan yang sesuai dengan tujuan anda?

Bermimpi itu bagus.  Tapi setelah itu, bagaimana anda harus mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang dapat membangun impian itu?  Besarnya bisnis anda mencerminkan dalamnya pengetahuan anda.  Bila anda ingin memperbesar bisnis, mulailah dengan memperbanyak ilmu anda.

Pengetahuan apa saja yang masih kurang dalam diri anda yang menyebabkan bisnis anda masih terbatas?  Apakah anda masih terjerat dengan tugas-tugas karyawan dan belum berpikir seperti pemilik usaha?  Apakah anda kurang memahami strategi marketing & keuangan agar bisa meningkatkan bisnis Anda? Investasi di bisnis yang terpenting adalah investasi untuk mengembangkan ilmu sang pemilik bisnis terlebih dahulu.

3.     Apakah anda dapat membuat fondasi yang kuat untuk pengembangan?

Anda mau berkembang tapi sehari-hari sibuk memadamkan “api-api” di bisnis anda sekarang.  Kini waktunya membuat fondasi yang kuat agar waktu anda sudah bisa dihemat untuk berpikir hal-hal yang lebih strategis.   Bagaimana agar tugas-tugas sehari-hari bisa diatur dengan baik dan karyawan bisa jelas akan apa yang mereka harus lakukan, tanpa sedikit-sedikit mencari anda?  Dengan demikian, anda sudah “naik kelas” menjadi pengusaha yang lebih strategis.

4.     Apakah anda mengetahui strategi marketing yang efektif untuk meningkatkan omzet & profit anda?

Marketing bukanlah sebuah seni yang dilaksanakan dengan perasaan.  Marketing adalah ilmu yang cukup exact dan didasarkan data.  Bila anda melaksanakan marketing dengan perasaan, mungkin saja anda mengalami turun naik dalam hasilnya.  Tapi bila anda mengerti cara mengukur tingkat keberhasilan marketing anda, dan memiliki banyak strategi untuk dipilih, pasti hasil dari marketing anda akan juga bertambah.

5.     Apakah anda punya cukup banyak disiplin untuk melaksanakannya dengan baik?

Nah, ini letak kebanyakan masalahnya.  Motivasi tinggi, ilmu cukup banyak, tapi actionnya kurang.  Atau, mungkin anda sudah bekerja keras tapi salah menetapkan prioritas dan tetap saja hasil kurang optimal. Apakah anda memiliki pembimbing yang bisa diajak berdiskusi tentang langkah-langkah apa yang harus diambil?  Apakah anda memiliki pelatih yang mengarahkan anda ke jalur sebenarnya?  Bila bisnis anda masih dibawah Rp 300 juta per bulan, kemungkinan besar anda masih harus banyak belajar tentang cara-cara berbisnis.  Pastikan anda memiliki seorang mentor yang bisa mengarahkan anda agar tidak banyak membuang waktu dan uang yang tidak efektif.

Setiap bisnis besar pasti pernah menjadi bisnis pemula.  Apa yang anda alami sekarang pasti telah dialami pengusaha-pengusaha besar.  Jadi apa bedanya anda dengan mereka?  Investasikanlah ilmu untuk diri anda terlebih dahulu sebelum anda mengeluarkan banyak investasi di mana-mana.  Bila anda sudah mantap dan terbimbing, maka hasil bisnis anda akan lebih mantap pula.

Untuk informasi lanjut tentang program bimbingan khusus untuk bisnis dengan omzet dibawah Rp 300 juta per bulan, hubungi actioncoach.theia@gmail.com

Salam Fun-Tastik!

-Coach Cynthia-

ActionCOACH South Jakarta business coaches  guide businesses in selecting and implementing effective and cost-efficient marketing strategies to boost results with a proven 17-week guarantee. For more information on business coaching, visit www.actioncoachsouthjakarta.com or  call 021 2567 5775 .

Testimonial

—————————————————————————————————————–

Related Article(s) :

  1. Introduksi Keuangan – Dimana Saya dan Kemana Tujuan Saya?
  2. Why Self Dicipline will Get You the Gold

—————————————————————————————————————–

International website : http://www.actioncoach.com

Local website : http://www.actioncoachsouthjakarta.com

Follow us : Twitter | Facebook | Youtube

—————————————————————————————————————–

usiness inspirationsWatch Business Inspirations @ Youtube : Berita Satu

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: